PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN


Oleh : Dr. M. Sobry Sutikno
Penulis adalah Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Direktur Eksekutif YNTP for Research and Development


Pada era informasi sekarang ini, perkembangan institusi pendidikan berpijak pada kemampuan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan kemampuan mengakses serta menyajikan informasi. Sehingga dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran, sudah saatnya guru dalam proses pembelajaran mengguakan berbagai metode pembelajaran. Metode pembelajaran adalah cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

Mengingat bervariasinya tingkat kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran, maka hadirnya media diharapkan dapat membantu proses komunikasi, sehingga pesan atau informasi dapat diserap dan dihayati oleh peserta didik. Oleh karena itu, media pembelajaran menjadi suatu bidang yang seyogyanya dikuasai oleh guru yang professional.

Penggunaan media dalam proses pembelajaran memiliki tujuan utama, yaitu agar pesan yang disampaikan dapat diserap semaksimal mungkin oleh peserta didik. Ada beberapa fungsi media pembelajaran, di antaranya adalah:

1.      Menarik perhatian siswa;

2.      Membantu untuk mempercepat pemahaman dalam proses pembelajaran;

3.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak bersifat verbalistis;

4.      Mengatasi keterbatasan ruang;

5.      Pembelajaran lebih komunikatif dan produktif;

6.      Waktu pembelajaran bisa dikondisikan;

7.      Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar;

8.      Melayani gaya belajar siswa yang beraneka ragam;

9.      Meningkatkan kadar keaktifan/keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran;

10.  Meningkatkan motivasi siswa.

Dilihat dari jenisnya, media dibagi ke dalam media audio, visual dan media audiovisual. Media audio adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassete recorder, piringan hitam. Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media visual ini ada yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film strip (film rangkai), foto, gambar atau lukisan, cetakan. Ada pula media visual yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, film kartun. Sedangkan media audio visual merupakan media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan yang kedua.

Adapun kriteria pemilihan media yang baik adalah: (1) Ketepatannya dengan tujuan pembelajaran; (2) Dukungan terhadap isi materi pelajaran; (3) Kemudahan memperoleh media; (4) Keterampilan guru; (5) Sesuai dengan taraf berfikir siswa.

Tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengembangan media pembelajaran di masa yang akan datang harus dapat direalisasikan dalam praktik. Di samping memahami penggunaannya, para guru patut berupaya untuk mengembangkan keterampilan membuat sendiri media yang menarik, murah dan efisien, dengan tidak menolak kemungkinan pemanfaatan alat modern yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi.


Artikel Lain :